GONDONGAN ( Parotitis)
GONDONGAN ( Parotitis)
Cung ya, yang pernahkah gondongan!
Bagaimana rasanya?
Tahukah kita mengapa gondongan atau parotitis dimasukkan
dalam gangguan THT ( telinga hidung tenggorokan ), khususnya tenggorokan? Ya,
itu dikarenakan gondongan memang sering menyerang tenggorokan atau lebih
tepatnya kelenjar ludah yang terletak di leher bagian belakang. Meskipun
sebenarnya gondongan dapat menyerang organ lain.
Gondongan adalah suatu penyakit yang diakibatkan oleh virus
mumps yang sering menyerang anak-anak terutama pada usia 2 tahun ke atas.
Penyakit ini tergolong suatu penyakit yang menular. Namun,
biasanya pada bayi masih cukup kuat untuk tidak tertular berkat kekebalan yang
di dapat dari ibunya. Khususnya bayi yang mendapatkan Asi Eksklusif.
Virus mumps dapat menyerang hampir semua kelenjar ludah,
seperti ludah di bawah rahang, di bawah lidah, atau di bawah telinga. Jika
kelenjar- kelenjar itu terkena virus gondongan, maka akan menimbulkan rasa
nyeri yang sangat mengganggu.
Virus mumps memerlukan masa inkubasi 14-24 hari sebelum
menimbulkan infeksi setelah ia masuk ke dalam tubuh anak.Setelah infeksi
terjadi 2-3 hari, baru terjadi pembengkakan.Pada saat inilah biasanya anak
mulai mengeluhkan sakit.
Sebenarnya, virus mumps bisa dilawan tubuh anak itu sendiri.
Kecuali, jika daya tahan tubuhnya rendah, timbul komplikasi seperti penjalaran
virus pada otak sehingga menimbulkan meningitis. Pada anak laki- laki, virus
dapat menghancurkan sel-sel di testis sehingga menjadi steril.
Anak yang menderita gondongan mungkin saja tidak menunjukkan
gelaja apapun sehingga kita tidak mengira bahwa si kecil sedang sakit. Namun,
kita perlu waspada jika si kecil mengeluh mual muntah dengan menurunnya nafsu
makan.Ini merupakan gondongan. Utamanya jika disertai dengan demam hingga lebih
dari 39,4 derajat celsius.
Biasanya, anak merasa sakit jika kelenjar yang membengkak
diraba atau ditekan. Ia juga akan kesakitan saat mengunyah dan menelan makanan.
Bahkan pada sebagian anak tidak mau membuka mulutnya karena rasa nyeri yang
ditimbulkan. Meski demikian, gejala seperti ini akan segera membaik saat daya
tahan tubuh anak semakin baik. Jika kerusakan sel tidak terus terjadi, bengkak
menghilang dengan sendirinya dalam waktu 1 minggu.
Berikut ini hal- hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah
dan mengatasi gondongan :
1. Memberikan imunisasi MMR ( mumps, morbili, rubella) atau
trimovax. Imunisasi ini diberikan pada usia 15 bulan atau lebih. Jika kita lupa
memberikannya, pemberian imunisasi ini tetap bisa dilakukan asalkan anak belum
tertular virus mumps,morbili,dan rubella.
2. Penyakit ini sangat menular, jadi jauhkan anak dari
penderita gondongan.
3. Menjaga kondisi tubuh anak agar etap prima sehingga virus
sulit berkembang biak di dalam tubuhnya.
4. Jika kita mengetahui anak menderita gondongan dan
mengalami demam, segera berikan obat penurun panas.
5. Untuk mengurangi nyeridan bengkak, kompres bagian yang
membengkak dengan air hangat dan air dingin.
6. Karena penyakit ini mudah menular, kita harus
mengupayakan agar peralatan yang digunakan penderita tidak digunakan oleh
anggota keluarga lain.
7. memberikan ank waktu istirahat selama sakit dan tidak
perlu ke sekolah ataupun keluar rumah. selain untuk mempermudah proses
penyembuhan juga dapat mengurangi penularan penyakit gondongan kepada anak yang
lain.
8. Bila gondongan semakin membengkak, anak merasakan nyeri
tak tertahankan dan badan semakin panas. Segeralah bawa anak untuk
diperiksakan.
Semoga bermanfaat 😉
Bidan Oveeta_29
Admin Humas 1
Seo Construction
I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.
- Admin Humas 1
- Februari 24, 1989
- 1220 Manado Trans Sulawesi
- contact@example.com
- +123 456 789 111
