LATEST NEWS
KAMI MENYAJIKAN BERITA TERBARU SEPUTAR KEGIATAN IKSPI KERA SAKTI BOJONEGORO .
Minggu, 14 Januari 2018
INFLUENZA PADA ANAK
1. Apa dan bagaimana influenza itu?
Memang, influenza bukanlah penyakit berbahaya. Namun, cukup
sering diderita oleh anak-anak karena terdapat lebih dari 2.000 virus penyebab
penyakit ini. Virus ini menyerang hidung dan tenggorokan. Meskipun bukan
penyakit yang berbahaya, tetapi jika penanganannya tidak baik maka dapat
menurunkan daya tahan tubuh anak.Selain itu, memicu timbulnya infeksi sekunder
lain seperti seperti radang di telinga dan sinusitis ( radang di saluran
paranasal yang letaknya di daerah tulang pipi). Dengan perawatan yang baik,
biasanya influenza sembuh dalam waktu sekitar lima hari.
Gejala awal munculnya influenza, yaitu gatal di tenggorokan,
sakit kepala, dan demam. Selanjutnya, muncul cairan di hidung yang terus mengental
dan kadang bersama dengan batuk. Pada beberapa anak, gejala influenza sering
bersama rasa ngilu atau pegal di persendian. Selain itu pula, ada juga yang
tubuhnya tiba- tiba menggigil, suhu meningkat sampai 38,8 C atau 41C
(kadang-kadang sampai kejang), mata merah, terkadang muncul muntah dan diare.
2. Diagnosa
Kasus influenza tidak dapat didiagnosa dengan tepat melalui
serangkaian tes biasa atau pemeriksaan fisik. Selama epidemik, penyakit
didiagnosa sama dengan kasus- kasus lainnya. Tes khusus untuk influenza
memerlukan fasilitas laboratorium khusus.
3. Apa yang dapat kita lakukan bila anak terserang
influenza?
Walaupun tergolong penyakit ringan, tetapi influenza tidak
dapat diremehkan. Untuk menghindari dan mengatasi saat anak terserang gejala
influenza, berikut ini hal-hal yang dapat Anda lakukan:
• Jika ada penderita influenza di rumah, sebaiknya minta ia
menggunakan masker untuk mengurangi kemungkinan penyebaran virus influenza
terutama pada anak- anak
.
• Satu-satunya cara untuk mengurangi kemungkinan terhindar
dari virus influenza adalah meningkatkan kekebalan tubuh. Oleh karena itu,
berikan anak-anak makanan dengan gizi seimbang agar tubuh tetap vit.
• Jika anak terkena influenza, usahakan banyak istirahat.
Saat terserang flu, anak membutuhkan banyak tenaga untuk melawan penyakit ini.
• Hindari anak dari udara dingin karena dapat semakin
memperburuk kondisi
.
• Agar anak dapat beristirahat dengan nyaman, penuhi semua
keperluan yang diinginkan seperti mainan atau barang lain sehingga ia tidak
perlu banyak bergerak.
• Usahakan udara tempat anak beristirahat cukup hangat dan
sirkulasi udaranya terjaga dengan baik
• Agar anak tetap bisa bernafas, ganjal kepala lebih tinggi
dari badannya agar sumbatan di hidung terbuka.
• Buang lendir dalam hidung, dengan mengajarkan anak cara
mengeluarkan lendir di hidungnya. Gunakan tisu atau kain halus sebagai penadah
dan pastikan tisu atau kain ini tidak diletakkan di sembarang tempat.
• Baluri punggung dan dada si kecil dengan obat gosok
penghangat agar anak merasa lebih lega.
• Bila perlu berikan obat paracetamol untuk penanganan awal
jika anak muncul demam.
• Bujuk anak untuk mau minum yang banyak sehingga racun
keluar lewat ginjal ( buang air kecil )
4. Perawatan dokter
Sebenarnya, virus influenza dapat sembuh dengan sendirinya.
Namun, beberapa anak terutama yang mempunyai bakat alergi dan asma sering
mengalami gangguan influenza yang lebih parah dan lama. Oleh karena itu, sangat
dianjurkan melakukan kunjungan ke dokter jika dalam waktu tiga hari penyakit
ini tidak kunjung sembuh.
Kita juga perlu segera membawa si kecil ke dokter jika ada
demam dengan suhu tubuh yang terus meningkat atau mencapai lebih, sesak nafas,
atau tidak mau makan. Semua ini dapat memperburuk kondisi anak karena daya
tahan tubuhnya semakin menurun dan virus influenza semakin sulit sembuh.
Semoga bermanfaat😉
Bidan Oveeta_29
MUNTAH PADA ANAK
MUNTAH PADA ANAK
Muntah merupakan hal yang mengejutkan sekaligus menakutkan
bagi anak. Umumnya, muntah pada anak tidak berbahaya dan dapat berhenti
sendiri. Pemicu terjadinya muntah biasanya terjadi karena adanya infeksi
saluran cerna atau gastroenteritis. Jangka waktu muntah jenis ini tidak lama
dan tidak sering terjadi.
Kita perlu waspada jika muntah terjadi bersamaan dengan
gejala lain, misalnya: demam, sakit perut, anak tampak lesu, infeksi saluran
nafas, saluran kemih, anemia kronis, leukimia, dan cacingan. Oleh sebab itu,
sebaiknya kita harus memberikan perhatian lebih jika si kecil mengalami
muntah-muntah.
Pada bayi, muntah lebih sering disebabkan karena terlalu
banyaknya udara yang terisap, belum sempurnanya fungsi usus, obstruksi/sumbatan
pada 12 jari, refluk esophageal/kembalinya makanan atau minuman dari esofagus.
Hal-hal yang bisa kita lakukan untuk meminimalkan terjadinya
muntah pada si kecil adalah
1. Jika bayi kita masih minum ASI, susui dengan posisi yang
baik agar bayi dapat menghisap ASI secara benar.
2. Segera melepaskan isapan bayi, jika ia sudah tampak
kenyang.
3. Setiap kali selesai menyusu, gendong bayi dengan kepala
di atas pundak menghadap belakang. Elus-elus punggungnya sampai bayi bersendawa
beberapa kali.
4. Pada anak yang sudah besar, hindari kebiasaan memasukkan
tangan ke mulut karena dapat memicu muntah.
5. Jika anak sudah besar, berikan minuman hangat dan makanan
yang tidak merangsang, seperti biskuit atau krekers perlahan-lahan untuk
memperbaiki kondisi lambung.
Meskipun muntah umumnya merupakan gangguan ringan, tetapi
sebaiknya segera periksakan anak ke dokter jika kita menemui beberapa gejala
seperti berikut:
1. Muntah bersama dengan perut yang mengeras dan
mengeluarkan angin saat muntah, dan muntah yang terjadi setelah anak terbentur
kepalanya. Ini kemungkinan menunjukkan gejala adanya gagar otak.
2. Muntah tampak tidak seperti biasanya, berwarna hijau,
kuning, kemerahan, atau warna lain yang mencurigakan.
3. Muntah yang menyembur, terutama pada bayi.
Semoga bermanfaat 😉
Bidan Oveeta_29
GONDONGAN ( Parotitis)
GONDONGAN ( Parotitis)
Cung ya, yang pernahkah gondongan!
Bagaimana rasanya?
Tahukah kita mengapa gondongan atau parotitis dimasukkan
dalam gangguan THT ( telinga hidung tenggorokan ), khususnya tenggorokan? Ya,
itu dikarenakan gondongan memang sering menyerang tenggorokan atau lebih
tepatnya kelenjar ludah yang terletak di leher bagian belakang. Meskipun
sebenarnya gondongan dapat menyerang organ lain.
Gondongan adalah suatu penyakit yang diakibatkan oleh virus
mumps yang sering menyerang anak-anak terutama pada usia 2 tahun ke atas.
Penyakit ini tergolong suatu penyakit yang menular. Namun,
biasanya pada bayi masih cukup kuat untuk tidak tertular berkat kekebalan yang
di dapat dari ibunya. Khususnya bayi yang mendapatkan Asi Eksklusif.
Virus mumps dapat menyerang hampir semua kelenjar ludah,
seperti ludah di bawah rahang, di bawah lidah, atau di bawah telinga. Jika
kelenjar- kelenjar itu terkena virus gondongan, maka akan menimbulkan rasa
nyeri yang sangat mengganggu.
Virus mumps memerlukan masa inkubasi 14-24 hari sebelum
menimbulkan infeksi setelah ia masuk ke dalam tubuh anak.Setelah infeksi
terjadi 2-3 hari, baru terjadi pembengkakan.Pada saat inilah biasanya anak
mulai mengeluhkan sakit.
Sebenarnya, virus mumps bisa dilawan tubuh anak itu sendiri.
Kecuali, jika daya tahan tubuhnya rendah, timbul komplikasi seperti penjalaran
virus pada otak sehingga menimbulkan meningitis. Pada anak laki- laki, virus
dapat menghancurkan sel-sel di testis sehingga menjadi steril.
Anak yang menderita gondongan mungkin saja tidak menunjukkan
gelaja apapun sehingga kita tidak mengira bahwa si kecil sedang sakit. Namun,
kita perlu waspada jika si kecil mengeluh mual muntah dengan menurunnya nafsu
makan.Ini merupakan gondongan. Utamanya jika disertai dengan demam hingga lebih
dari 39,4 derajat celsius.
Biasanya, anak merasa sakit jika kelenjar yang membengkak
diraba atau ditekan. Ia juga akan kesakitan saat mengunyah dan menelan makanan.
Bahkan pada sebagian anak tidak mau membuka mulutnya karena rasa nyeri yang
ditimbulkan. Meski demikian, gejala seperti ini akan segera membaik saat daya
tahan tubuh anak semakin baik. Jika kerusakan sel tidak terus terjadi, bengkak
menghilang dengan sendirinya dalam waktu 1 minggu.
Berikut ini hal- hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah
dan mengatasi gondongan :
1. Memberikan imunisasi MMR ( mumps, morbili, rubella) atau
trimovax. Imunisasi ini diberikan pada usia 15 bulan atau lebih. Jika kita lupa
memberikannya, pemberian imunisasi ini tetap bisa dilakukan asalkan anak belum
tertular virus mumps,morbili,dan rubella.
2. Penyakit ini sangat menular, jadi jauhkan anak dari
penderita gondongan.
3. Menjaga kondisi tubuh anak agar etap prima sehingga virus
sulit berkembang biak di dalam tubuhnya.
4. Jika kita mengetahui anak menderita gondongan dan
mengalami demam, segera berikan obat penurun panas.
5. Untuk mengurangi nyeridan bengkak, kompres bagian yang
membengkak dengan air hangat dan air dingin.
6. Karena penyakit ini mudah menular, kita harus
mengupayakan agar peralatan yang digunakan penderita tidak digunakan oleh
anggota keluarga lain.
7. memberikan ank waktu istirahat selama sakit dan tidak
perlu ke sekolah ataupun keluar rumah. selain untuk mempermudah proses
penyembuhan juga dapat mengurangi penularan penyakit gondongan kepada anak yang
lain.
8. Bila gondongan semakin membengkak, anak merasakan nyeri
tak tertahankan dan badan semakin panas. Segeralah bawa anak untuk
diperiksakan.
Semoga bermanfaat 😉
Bidan Oveeta_29
Bagaimana cara mencegah agar kepala bayi tidak peyang?
Bagaimana cara mencegah agar kepala bayi tidak peyang?
Sering kita jumpai kepala bayi peyang. Sudah mengatur posisi
bayi sedemikian rupa, namun masih saja kepala si kecil peyang. Benarkah kita
sudah maksimal dalam pengaturan posisinya?
Bayi- bayi yang lebih banyak terlentang di dalam buaian
kita, kursi mobil, dan ayunan beresiko menderita Placiocefali atau "
sindroma kepala peyang/datar ".
Penasehat Parents Ari Brown, MD dalam bukunya Baby 411,
menuliskan langkah- langkah yang bisa kita lakukan untuk mencegah agar kepala
bayi tidak peyang.
Ada 4 langkah yang bisa coba kita lakukan, yaitu
1. Memvariasikan posisi berbaring bayi kita di atas buaian,
atau saat popok dan baju sedang digantikan, gerakkan kepala bayi bergantian
arah.
2. Pada saat sedang menyusui, gunakanlah lengan kanan dan
kiri secara bergantian untuk menyangga kepalanya.
3. Menengkurapkan bayi agar kepala bayi tidak terlalu lama
tertekan. Dalam 8 minggu pertama, bayi harus ditidurkan tengkurap minimal 5
menit setiap harinya. Setelah melewati masa tersebut, sesinya ditambah menjadi
3 sesi perhari yang berdurasi masing- masing 5 menit.
4. Kalau bayi kita rewel saat ditengkurapkan, berbaringlah
di dekat mereka. Tengkurapkan bayi diatas dada kita. Bisa sesekali kita
mengangkat badannya tinggi- tinggi sambil bermain seperti posisi " pesawat
terbang ".
Selamat mencoba, semoga bermanfaat 😉
Bidan Oveeta_29
6 MANFAAT MENULIS BAGI KESEHATAN.
6 MANFAAT MENULIS BAGI KESEHATAN.
Masih ingat tidak, kapan terakhir kali kita menulis sesuatu?
Menulis apapun di atas kertas ya, dan bukan menulis email atau laporan di
komputer atau smartphone. Heehee.
Semua aktivitas menulis akan memberikan manfaat tertentu
bagi kesehatan, terutama kesehatan mental kita. Jika kita sudah lama tidak
melakukannya, kita mungkin harus melakukan praktik menulis terlebih dahulu,
entah dengan cara menulis tulisan ekspresif (alias curhat) seperti yang pernah
kita lakukan pada buku harian, atau dengan menulis jurnal rasa syukur. Dengan
mengadopsi kebiasaan menulis setiap hari, kita dapat merasakan kepuasan
tertentu dan bahkan mungkin kita akan terbantu untuk membawa perubahan besar
dalam hidup kita. Mari kita simak bersama manfaat-manfaat menulis setiap hari
yang bisa kita dapatkan untuk kesehatan.
Manfaat menulis untuk kesehatan
1. Membantu memulihkan emosi
Mengekspresikan emosi melalui kata-kata dapat mempercepat
penyembuhan. Menulis pikiran dan perasaan kita setelah peristiwa traumatis
benar-benar dapat membuat luka fisik lebih cepat sembuh, menurut sebuah studi
oleh peneliti di Selandia Baru. Dalam studi ini, peserta yang pernah mengalami
pengambilan biopsi kulit ditugaskan untuk menulis sebuah catatan mengenai
pikiran terdalam tentang apapun selain perasaan atau keyakinan mereka.
Kemudian, setelah dua minggu, para peneliti mengamati kemajuan bekas luka yang
ada di tubuh mereka. Dan hasilnya adalah, mereka yang menulis tulisan ekspresif
mengalami pemulihan lebih cepat daripada mereka yang dilarang menulis tentang
perasaan mereka.
2. Mengubah cara berpikir pasien kanker terhadap penyakit
mereka
Sebuah studi tahun 2008 dalam jurnal The Oncologist
menunjukkan bahwa tulisan ekspresif dapat membantu pasien kanker dengan
mengubah cara pikir, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka. Selain itu,
ternyata pada temuan awal studi, sebuah latihan menulis selama 20 menit sudah
dapat menyebabkan perubahan cara berpikir beberapa pasien mengenai penyakit
mereka.
3. Membuat kita lebih terorganisir
Ketika kita mengenal rasa cinta dan berkeinginan untuk
menulis, kita akan berusaha untuk menempatkan jadwal menulis di sela hari-hari
kita dengan lebih terstruktur. Penulis yang paling sukses akan membuat jadwal
untuk menulis dan benar-benar meletakkannya di kalender. Melakukan hal itu akan
membantu kita mempertahankan jadwal keseharian, tidak hanya pada aktivitas
menulis, namun kita juga akan terorganisir dan efisien dalam bidang lain di
kehidupan kita.
4. Membantu untuk tertidur
Menghabiskan waktu 15 menit di malam hari, hanya untuk
menuliskan apa yang kita syukuri dapat membuat keajaiban terhadap tidur kita,
menurut sebuah studi “Applied Psychology: Health and well-being”. Para peneliti
menemukan bahwa peserta studi yang menuliskan hal-hal yang mereka syukuri
sebelum tidur memiliki kualitas tidur yang baik dan lebih panjang, lapor
Psychology Today.
5. Membuat berbicara kita lebih lancar
Sebagian besar hal ini disebabkan oleh peningkatan kosakata
dan pengasahan bahasa yang konstan, termasuk editing, yang membuat kita semakin
memahami dasar tata bahasa yang benar. Terlebih lagi, upaya kita untuk
menemukan kalimat alternatif pada ide-ide sederhana tidak akan mati ketika
berpaling dari tulisan kita ke dunia nyata. Pada akhirnya, kita akan lebih
percaya diri saat berbicara, dan kita akan mewarnai kata-kata kita dengan
pilihan kata yang halus dan positif, sehingga dapat berpengaruh dalam
percakapan.
6. Membuat pikiran dan tubuh lebih baik
Menurut sebuah artikel tahun 2005 di jurnal Advance in
Psychiatric Treatment, manfaat menulis tulisan ekspresif tidak hanya dialami
dalam jangka pendek, namun juga dalam jangka panjang. Menulis ekspresif telah
dikaitkan dengan peningkatan suasana hati, kesejahteraan, tingkat stres dan
gejala depresi, serta manfaat fisik seperti penurunan tekanan darah, dan juga
peningkatan fungsi paru-paru dan hati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa
menulis tulisan ekspresif dapat membantu orang dengan gangguan stres pascatrauma.
Bagaimana cara memulai kebiasaan menulis?
Jika kita belum menulis banyak, atau jika kita tidak menulis
akhir-akhir ini, maka kata-kata terkadang tidak mengalir ke halaman atau ke
pikiran kita ketika kita membacanya kembali. Tetapi, ketika kita telah
menjalani kebiasaan menulis sehari-hari dan memaksakan diri untuk mengeluarkan
kata-kata, tidak peduli betapa canggung kata tersebut pada awalnya, maka
kesulitan tersebut akan terhapus dengan cepat. Akhirnya, tanpa waktu lama, ide
kita akan mengalir sepanjang hari dan membuat kita lebih mudah menulis.
Yuk, sama-sama menulis untuk kesehatan mental kita!
Selamat mencoba, semoga bermanfaat 😉
Bidan Oveeta_29
10 MANFAAT ASI EKSKLUSIF
10 MANFAAT ASI EKSKLUSIF......
Ketika kita berbicara tentang Asi Eksklusif, apa yang ada di
benak Bunda sekalian?
Pastinya banyak hal yang difikirkan bukan. Beberapa
pertanyaan akhirnya muncul. Bisa gak ya? Mampu gak ya?
Kegagalan - kegagalan dalam pemberian Asi Eksklusif yang
seharusnya tidak perlu terjadi, terkadang justru itu bersumber pada diri kita
sendiri. Keyakinan yang tidak kuat akan kemampuan kita,fitrah setiap ibu pasti
bisa menyusui. Misal, karena melihat bayi menangis kencang tidak tega, kemudian
diberilah susu formula. Padahal Asinya melimpah. Ada juga yang bayinya sudah
berusia 4 bulan, karena sudah bisa memegang sesuatu, muncul juga rasa iba.
Ingin juga segera diberi makanan. Belum lagi pengaruh dari orang tua terdahulu,
agar bayi tidak rewel harus diberi pisang.
Idealnya, bayi mendapat ASI segera setelah lahir hingga umur
6 bulan. Tanpa disertai makanan pendamping apapun. Itulah Asi Eksklusif.
Jadi, selama tidak ada masalah medis yang menghalangi kita
dalam memberikan Asi Eksklusif. Hal itu harus kita upayakan secara maksimal.
Berikut sepuluh manfaat ASI yang harus kita ketahui, agar
semakin mantap dalam memberikan Asi Eksklusif ( dikutip dari situs Kementerian
Kesehatan RI) :
1. ASI dapat mengurangi tingkat depresi pada ibu. Sebuah
penelitian terhadap 14 ribu ibu baru, yang dimuat dalam Jurnal Kesehatan Ibu
dan Anak, menunjukkan ibu yang menyusui cenderung terhindar dari masalah
kesehatan mental. Satu dari sepuluh perempuan dunia rentan terkena depresi,
namun jumlah itu turun saat perempuan punya kesempatan untuk memberikan ASI.
2. ASI meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Ibu
meneruskan zat antibodi mereka lewat ASI kepada bayi-bayi mereka, sehingga bayi
dapat membentuk sistem pertahanan tubuh yang kuat untuk melawan virus flu dan
infeksi.
3. ASI membantu memperkuat ikatan emosional antara anak dan
ibu mereka. Kedekatan ini merupakan katalis dalam membangun hubungan yang kuat
antara orang tua dengan anak-anak mereka karena anak akan merasa lebih
terlindungi dan beradaptasi dengan dunia baru di sekitar mereka.
4. ASI membuat anak lebih cerdas. Meskipun demikian, masih
diperdebatkan oleh para pakar, apakah kecerdasan itu dipicu kandungan asam
lemak dalam ASI ataukah ikatan emosional yang terbentuk antara orang tua dan
anak selama proses menyusui berlangsung.
5. ASI mengurangi risiko obesitas. ASI membantu bayi untuk
memilih makanan lebih baik di kemudian hari, yang pada akhirnya memperkecil
risiko obesitas. ASI adalah makanan yang mudah dicerna bayi, sangat bergizi,
dan membantu bayi memutuskan berapa banyak yang bisa dia konsumsi dan kapan
meminumnya.
6. ASI menjadikan anak-anak berperilaku lebih baik.
Anak-anak yang minum ASI dan mampu membentuk ikatan emosional dengan kedua
orang tuanya selama proses menyusui, mampu mengembangkan perilaku yang lebih
baik daripada yang tidak. Namun jika ikatan itu tidak terbentuk, dampaknya bisa
berlawanan.
7. Nutrisi dalam ASI membantu otak anak berkembang sempurna
dan lebih baik daripada nutrisi dalam susu formula.
8. ASI membantu ibu menurunkan berat badan. Proses menyusui
membakar banyak kalori dalam tubuh ibu, sehingga berat badan berlebih selama
hamil dapat cepat turun.
9. ASI mengurangi risiko kanker pada ibu, terutama kanker
payudara dan indung telur.
10. ASI membantu keluarga menghemat anggaran rumah tangga
karena gratis.
Setelah tau begitu besar manfaat pemberiqn Asi Eksklusif,
apakah kita masih ragu untuk melakukannya?
Semoga bermanfaat 😉
Bidan Oveeta_29





