INFLUENZA PADA ANAK
INFLUENZA PADA ANAK
1. Apa dan bagaimana influenza itu?
Memang, influenza bukanlah penyakit berbahaya. Namun, cukup
sering diderita oleh anak-anak karena terdapat lebih dari 2.000 virus penyebab
penyakit ini. Virus ini menyerang hidung dan tenggorokan. Meskipun bukan
penyakit yang berbahaya, tetapi jika penanganannya tidak baik maka dapat
menurunkan daya tahan tubuh anak.Selain itu, memicu timbulnya infeksi sekunder
lain seperti seperti radang di telinga dan sinusitis ( radang di saluran
paranasal yang letaknya di daerah tulang pipi). Dengan perawatan yang baik,
biasanya influenza sembuh dalam waktu sekitar lima hari.
Gejala awal munculnya influenza, yaitu gatal di tenggorokan,
sakit kepala, dan demam. Selanjutnya, muncul cairan di hidung yang terus mengental
dan kadang bersama dengan batuk. Pada beberapa anak, gejala influenza sering
bersama rasa ngilu atau pegal di persendian. Selain itu pula, ada juga yang
tubuhnya tiba- tiba menggigil, suhu meningkat sampai 38,8 C atau 41C
(kadang-kadang sampai kejang), mata merah, terkadang muncul muntah dan diare.
2. Diagnosa
Kasus influenza tidak dapat didiagnosa dengan tepat melalui
serangkaian tes biasa atau pemeriksaan fisik. Selama epidemik, penyakit
didiagnosa sama dengan kasus- kasus lainnya. Tes khusus untuk influenza
memerlukan fasilitas laboratorium khusus.
3. Apa yang dapat kita lakukan bila anak terserang
influenza?
Walaupun tergolong penyakit ringan, tetapi influenza tidak
dapat diremehkan. Untuk menghindari dan mengatasi saat anak terserang gejala
influenza, berikut ini hal-hal yang dapat Anda lakukan:
• Jika ada penderita influenza di rumah, sebaiknya minta ia
menggunakan masker untuk mengurangi kemungkinan penyebaran virus influenza
terutama pada anak- anak
.
• Satu-satunya cara untuk mengurangi kemungkinan terhindar
dari virus influenza adalah meningkatkan kekebalan tubuh. Oleh karena itu,
berikan anak-anak makanan dengan gizi seimbang agar tubuh tetap vit.
• Jika anak terkena influenza, usahakan banyak istirahat.
Saat terserang flu, anak membutuhkan banyak tenaga untuk melawan penyakit ini.
• Hindari anak dari udara dingin karena dapat semakin
memperburuk kondisi
.
• Agar anak dapat beristirahat dengan nyaman, penuhi semua
keperluan yang diinginkan seperti mainan atau barang lain sehingga ia tidak
perlu banyak bergerak.
• Usahakan udara tempat anak beristirahat cukup hangat dan
sirkulasi udaranya terjaga dengan baik
• Agar anak tetap bisa bernafas, ganjal kepala lebih tinggi
dari badannya agar sumbatan di hidung terbuka.
• Buang lendir dalam hidung, dengan mengajarkan anak cara
mengeluarkan lendir di hidungnya. Gunakan tisu atau kain halus sebagai penadah
dan pastikan tisu atau kain ini tidak diletakkan di sembarang tempat.
• Baluri punggung dan dada si kecil dengan obat gosok
penghangat agar anak merasa lebih lega.
• Bila perlu berikan obat paracetamol untuk penanganan awal
jika anak muncul demam.
• Bujuk anak untuk mau minum yang banyak sehingga racun
keluar lewat ginjal ( buang air kecil )
4. Perawatan dokter
Sebenarnya, virus influenza dapat sembuh dengan sendirinya.
Namun, beberapa anak terutama yang mempunyai bakat alergi dan asma sering
mengalami gangguan influenza yang lebih parah dan lama. Oleh karena itu, sangat
dianjurkan melakukan kunjungan ke dokter jika dalam waktu tiga hari penyakit
ini tidak kunjung sembuh.
Kita juga perlu segera membawa si kecil ke dokter jika ada
demam dengan suhu tubuh yang terus meningkat atau mencapai lebih, sesak nafas,
atau tidak mau makan. Semua ini dapat memperburuk kondisi anak karena daya
tahan tubuhnya semakin menurun dan virus influenza semakin sulit sembuh.
Semoga bermanfaat😉
Bidan Oveeta_29
Admin Humas 1
Seo Construction
I like to make cool and creative designs. My design stash is always full of refreshing ideas. Feel free to take a look around my Vcard.
- Admin Humas 1
- Februari 24, 1989
- 1220 Manado Trans Sulawesi
- contact@example.com
- +123 456 789 111
